Sabtu, 23 Februari 2013

Sebuah Tanda Cinta


Sebuah Tanda Cinta
Bismillahirrahmanirrahim....
Bagian-bagian dari apa yang saya tuangkan diatas bisa jadi bikin kamu tersinggung,sebel,kesel,atau marah, meski mudah-mudahan ada yang merasa diingatkan dan bersyukur karenanya. 
Sejujurnya, walaupun bernuansa provokatif, bisa membuatmu marah,sekaligus tertawa. Sekaligus bisa membuat kuping merah dan perasaan gerah yang tak sabar memperbaiki diri . J

Beberapa hal yang perlu di perhatikan :

·         Saya hanya seorang penulis yang mencoba berbagai pengalaman. Bukan ahli mode atau kecantikan apa lagi instrukutur sekolah kepribadian.Intinya saya bukan orang yang begelut dengan segudang teori. Mudah-mudahan yang baik bisa dimanfaatkan dan yang kurang tepat bisa diluruskan.
·         Dengan rendah hati, saya mohon maaf apabila ada kata / hal yang menyinggung atau tidak berkenan di hati semua.
·         Di luar itu,semoga Allah menyertai dan memberikan kemudahan-kemudahan bagi kita, untuk menjadi hamba-Nya yang lebih pantas dari waktu ke waktu .

Senin, 18 Februari 2013

JANGAN CEPAT BILANG GAK BISA



Perasaan mampu atau tak mampu sering kali hanya di batasi selembar kemauan. Artinya, kita mampu kalau kita maudan membuang jauh-jauh pikiran bahwa kamu gak mampu. Tapi bahkan kemampuan bisa tenggelam ketika kamu belum-belum sudah merasa putus asa dan dengan cepatnya bilang “I can’t !”.
“Kamu Cuma kasih kata sambutan kok di depan.”
“Aku.. aku gak bisa!!”
“Pendek aja sambutannya, gak usah panjang-panjang”
“Tapi aku gak bisa ngomong depan kepsek dan anak-anak kelas lain.”
“Coba dulu, kita latihan gimana??”
“Percuma..gak bakalan bisa!!”
“Gimana bisa-bisa kalau gak di coba??”
“Pokoknya jangan aku deh. Yang lain aja. Aku pasti gak bisa di suruh begitu.”
Aduh pegel kan denger dialog tanpa kemauan seperti di atas??. Kecuali jika orang memintamu untuk terbang ke bulan dari jendela rumah atau lompat dari gedung lantai tiga belas tanpa jaring pengaman. Atau kamu di minta untuk merampok or melakukan hal-hal yang bertentangan dengan hukum dan bisa membuatmu masuk penjara. Boleh deh kamu tolak terus marah, kalau itu gila dan membahayakan jiwamu.
Padahal dengan jilbabmu, kamu membawa nama Islam. Kenapa gak di coba membuktikan diri dan berani menerima tantangan?? Tentu saja kamu harus memperhitungkan masak-masak, apakah nantinya bener-bener bisa atau malah jadi malu-maluin dirimu sendiri depan umum. But kalau yang di minta sekadar Cuma jadi ketua panitia atau memberi sambutan atau di suruh ikut lomba ini itu yang masih mungkin di persiapkan. Kita kan masih bisa usaha, kenapa gak ??
 
Perasaan mampu atau tidak mampu
sering kali hanya
di batasi selembar  “KEMAUAN”

Pasti bagus kalau citra jilbab, kalau muslimahnya berani mencoba dan mau berusaha. Daripada belum mencoba udah bilang “tidak”.
Teman..banyak peluang kebaikan akan datang jika kamu berbuat, jika kamu minimal berani mencoba. Paling jelek kita ternyata tidak melakukan sebaik yang kamu atau orang lain harapkan. Still , itu udah cukup baik, dari pada gak berani mencoba sama sekali.

TIPS N TRICKS :
·      Kembangkan pikiran positif “AKU BISA !!” .
·      Latihan makes perfect. Orang berani mencoba sebetulnya sudah melatih dirinya untuk melakukan banyak hal tanpa dia sadari.
·      Lihat ayah,ibu,kakak,atau adikmu, mereka bisa jadi penambah motivasi. Gak apa kok berjuang untuk memberi kebahagiaan dengan menjadi kebanggaan orang tua.
·      Bergaul dengan mereka yang juga memiliki pikiran positif dan mau mengembangkan diri.

Don't Say It



Masih ada beberapa komen khas yang kerap lahir dari mulut kita,padahal sensitive buat orang lain. So, just don’t say it !!  J
Ø Becanda pada kelemahan atau kekurangan orang lain
Kalau temanmu jelek becanda tentang kejelekannya adalah sangat tidak manusiawi. Jadi hindari joke yang mengarah pada masalah fisik temanmu.
“Aduh, itu jerawat,kecil banget...maksud gue,gedhe banget gitu lho.”
“Ternyata kamu memang imut,ya? Item mutlak, maksud ane, hehe.”
Biar kata diucapin dengan canda,bagi temanmu yang memang kondisi fisiknya begitu jelas menyebalkan.
Ø Komen yang menuduh
“Kamu kayaknya gemukan deh!” (sambil meremas lengan temanmu yang berisi)
atau “Item banget sih sekarang! ”
Pokoknya kecuali kamu tulus memberikan pujian,mendingan dihindari aja deh komenyang terkait fisik. Ingat bahwa urusan Body dan penampilan fisik,sensi banget buat cewek !
Ø Membanding-bandingkan
Setiap orang gak ada yang rasanya senang diperbandingkan dengan orang lain, apalagi diperbandingkan dengan orang lain yang lebih wah segala-galanya. Misalnya, ketemu teman yang lagi jalan bareng adiknya. Kebetulan adik temanmu itu beda banget sama kakaknya. Jauhi komen yang seperti ini:
“Duh,, kok gak mirip kakaknya sih?”
“Adikmu kok item, na?”
“Wah, untung kamu gak kaya adikmu!”
“Kenapa kakaknya langsing, adiknya gendut,sih?”
Gak usah bikin sakit hati orang,kalaupun kamu melihat banyak kekurangan, carilah kelebihan yang lain yang bisa di beri compliment.

TIPS N TRICKS :
·         Lihat sikon dalam bicara.
·         Think before you talk ! mikir dulu dong ...
·         Jangan menegur atau membicarakan tentang hal ‘private’ di depan umum,biar kamu gak membuat malu teman-temanmu.
·         Lihat lawan bicara, apakah lebih tua/muda? Apakah posisinya lebih senior dari dirimu? Kenali backgroundnya sebisa mungkin bicaralah dengan standar bahasanya.

“Before you speak, ask your self,is it kind,is it necessary,is it true,does it improve on the silence??”

Sabtu, 16 Februari 2013

Melihat dirimu lebih dekat



Pepatah : semut di seberang lautan tampak,gajah di depan mata tidak tampak, sebenernya merupakan “ledekan” yang luar biasa benar. Karakter manusia memang mudah menangkap,melihat dan memperhatikan apa yang ada di luar, ketimbang yang ada pada dirinya. Lalu bagaimana dengan perempuan?? Di dalam al-qur’an , allah memberikan perhatian khusus pada perempuan
“ ... dan janganlah wanita-wanitamengolok-olok wanita lain (karena) boleh jadi wanita yang di perolok-olok jauh lebih baik dari wanita yang menolok-olokkan... “  ( QS Hujarat:11) . Allah Maha tahu,perempuan memang cenderung untuk melakukan y ang di sindir-Nya. Secara tidak langsung ayat itu juga mengajak kaum perempuan beriman untuk meneropong diri dahulu. Agar tahu kualitas diri yang sebenarnya,hingga tidak cepat merasa lebih baik dari orang lain.
Ketika seseorang memakai jilbab selain kesadaran ubudiyah biasanya bertambah pula kesadaran untuk mengajak orang lain pada kebaikan . Kesadaran ini membuat perhatian muslimah terfokus pada obyek kesibukan bhingga terkadang tidak lagi sempat untuk berhenti sejenak dan mengevaluasi diri.
Misalkan saja benarkah kita selama ini bisa mengontrol pikiran,kata,sikap,bukan hanya kepada sang pencipta,tapi juga kepada ciptaan-Nya?? Benarkah kita telah menjadi sosok muslimah yang ideal yang keberadaanya di rindukan , yang kata-katanya di tunggu,yang sikapnya di teladani ?? Atau malah sebaliknya masih ada kekurangan diri betapa pun sepele, yang membuat sekitar tidak nyaman?? Mungkin tanpa di sadari ada tingkah laku yang menyebalkan, bahkan bisa membuat seseorang menangis diam-diam, karenanya??
Kebagusan akhlak rasul telah di akui tak hanya oleh kawan tapi oleh lawan pun. Bagaimana dengan kita ?? Pernahkan muslimah memberi waktu dan untuk mendengar hingga tahu apa di pikiran orang tentang kita ?? Melihat ke luar terus menerus, akan membuat kita letih dan kehabisan energi. Tanpa pernah melihat untuk introspeksi pada dirinya akan cepat puas dan cukup hingga tak melihat deretan kekurangan yang seharusnya di benahi.
“ THERE ARE TWO WAYS OF SPREADING LIGHT: TO BE THE CANDLE OR THE MIRROR THAT REFLECTS IT.”