Sabtu, 16 Februari 2013

Melihat dirimu lebih dekat



Pepatah : semut di seberang lautan tampak,gajah di depan mata tidak tampak, sebenernya merupakan “ledekan” yang luar biasa benar. Karakter manusia memang mudah menangkap,melihat dan memperhatikan apa yang ada di luar, ketimbang yang ada pada dirinya. Lalu bagaimana dengan perempuan?? Di dalam al-qur’an , allah memberikan perhatian khusus pada perempuan
“ ... dan janganlah wanita-wanitamengolok-olok wanita lain (karena) boleh jadi wanita yang di perolok-olok jauh lebih baik dari wanita yang menolok-olokkan... “  ( QS Hujarat:11) . Allah Maha tahu,perempuan memang cenderung untuk melakukan y ang di sindir-Nya. Secara tidak langsung ayat itu juga mengajak kaum perempuan beriman untuk meneropong diri dahulu. Agar tahu kualitas diri yang sebenarnya,hingga tidak cepat merasa lebih baik dari orang lain.
Ketika seseorang memakai jilbab selain kesadaran ubudiyah biasanya bertambah pula kesadaran untuk mengajak orang lain pada kebaikan . Kesadaran ini membuat perhatian muslimah terfokus pada obyek kesibukan bhingga terkadang tidak lagi sempat untuk berhenti sejenak dan mengevaluasi diri.
Misalkan saja benarkah kita selama ini bisa mengontrol pikiran,kata,sikap,bukan hanya kepada sang pencipta,tapi juga kepada ciptaan-Nya?? Benarkah kita telah menjadi sosok muslimah yang ideal yang keberadaanya di rindukan , yang kata-katanya di tunggu,yang sikapnya di teladani ?? Atau malah sebaliknya masih ada kekurangan diri betapa pun sepele, yang membuat sekitar tidak nyaman?? Mungkin tanpa di sadari ada tingkah laku yang menyebalkan, bahkan bisa membuat seseorang menangis diam-diam, karenanya??
Kebagusan akhlak rasul telah di akui tak hanya oleh kawan tapi oleh lawan pun. Bagaimana dengan kita ?? Pernahkan muslimah memberi waktu dan untuk mendengar hingga tahu apa di pikiran orang tentang kita ?? Melihat ke luar terus menerus, akan membuat kita letih dan kehabisan energi. Tanpa pernah melihat untuk introspeksi pada dirinya akan cepat puas dan cukup hingga tak melihat deretan kekurangan yang seharusnya di benahi.
“ THERE ARE TWO WAYS OF SPREADING LIGHT: TO BE THE CANDLE OR THE MIRROR THAT REFLECTS IT.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar