Pepatah
: semut di seberang lautan tampak,gajah di depan mata tidak tampak, sebenernya
merupakan “ledekan” yang luar biasa benar. Karakter manusia memang mudah
menangkap,melihat dan memperhatikan apa yang ada di luar, ketimbang yang ada
pada dirinya. Lalu bagaimana dengan perempuan?? Di dalam al-qur’an , allah
memberikan perhatian khusus pada perempuan
“ ... dan janganlah wanita-wanitamengolok-olok wanita lain (karena) boleh jadi wanita yang di perolok-olok jauh lebih baik dari wanita yang menolok-olokkan... “ ( QS Hujarat:11) . Allah Maha tahu,perempuan memang cenderung untuk melakukan y ang di sindir-Nya. Secara tidak langsung ayat itu juga mengajak kaum perempuan beriman untuk meneropong diri dahulu. Agar tahu kualitas diri yang sebenarnya,hingga tidak cepat merasa lebih baik dari orang lain.
“ ... dan janganlah wanita-wanitamengolok-olok wanita lain (karena) boleh jadi wanita yang di perolok-olok jauh lebih baik dari wanita yang menolok-olokkan... “ ( QS Hujarat:11) . Allah Maha tahu,perempuan memang cenderung untuk melakukan y ang di sindir-Nya. Secara tidak langsung ayat itu juga mengajak kaum perempuan beriman untuk meneropong diri dahulu. Agar tahu kualitas diri yang sebenarnya,hingga tidak cepat merasa lebih baik dari orang lain.
Ketika
seseorang memakai jilbab selain kesadaran ubudiyah biasanya bertambah pula
kesadaran untuk mengajak orang lain pada kebaikan . Kesadaran ini membuat
perhatian muslimah terfokus pada obyek kesibukan bhingga terkadang tidak lagi
sempat untuk berhenti sejenak dan mengevaluasi diri.
Misalkan
saja benarkah kita selama ini bisa mengontrol pikiran,kata,sikap,bukan hanya
kepada sang pencipta,tapi juga kepada ciptaan-Nya?? Benarkah kita telah menjadi
sosok muslimah yang ideal yang keberadaanya di rindukan , yang kata-katanya di
tunggu,yang sikapnya di teladani ?? Atau malah sebaliknya masih ada kekurangan diri
betapa pun sepele, yang membuat sekitar tidak nyaman?? Mungkin tanpa di sadari
ada tingkah laku yang menyebalkan, bahkan bisa membuat seseorang menangis
diam-diam, karenanya??
Kebagusan
akhlak rasul telah di akui tak hanya oleh kawan tapi oleh lawan pun. Bagaimana
dengan kita ?? Pernahkan muslimah memberi waktu dan untuk mendengar hingga tahu
apa di pikiran orang tentang kita ?? Melihat ke luar terus menerus, akan
membuat kita letih dan kehabisan energi. Tanpa pernah melihat untuk introspeksi
pada dirinya akan cepat puas dan cukup hingga tak melihat deretan kekurangan
yang seharusnya di benahi.
“ THERE ARE TWO WAYS OF SPREADING
LIGHT: TO BE THE CANDLE OR THE MIRROR THAT REFLECTS IT.”

Tidak ada komentar:
Posting Komentar